Adalah kali kedua saya ikut berjamaah sholat dhuhur di Istiqlal, minggu lalu.

Ada hal yang begitu manarik saya dan masih membuat hati bertanya-tanya hingga tulisan ini terbit. Rakaat pertama telah dilaksanakan ketika saya mulai masuk barisan. Beberapa orang, entah mereka sedang bertugas atau bagaimana saya kurang tahu, berseru kepada jamaah yang baru datang agar segera menyesuaikan barisan sholat.

Yang menjadi saya heran adalah kenapa mereka tidak saja mengikuti sholat berjamaah? Malah justru berperan sebagai pengatur barisan? Bukankah masing-masing akan segera menyesuaikan diri untuk menyempurnakan barisan sholat bahkan tanpa diminta?

Sekedar perasaan heran saja, atau mungkin hanya karena di kampung saya tidak ada petugas khusus macam itu.