Ratusan Lilin Terangi Yogyakarta

Tadi malam saya menikmati malam minggu dengan berjalan-jalan keliling kota Yogyakarta. Saya menemui fenomena yang langka. Banyak sekali lilin yang menerangi jalan. Jumlahnya mungkin ratusan. Ya, saya  memang tidak menghitungnya satu persatu.

Awalnya saya tidak menduga bahwa partisipasi masyarakat akan begitu tinggi pada aksi global mematikan lampu selama satu jam untuk “Earth Hour”. Dalam dugaan saya kemungkinan masyarakat tidak akan begitu peduli karena memang pada kenyataannya PLN terlalu sering memadakan listrik. Namun dugaan saya salah. Mereka justru peduli sekali dengan aksi global ini, walaupun masih ada juga yang belum memahami tujuan dari aksi ini dan tetap tidak peduli.

Keadaan bumi kita ini memang sudah sangat tua. Benar saja kalau ada orang yang bilang “kiamat sudah dekat”. Sebagai manusia yang memang ditugaskan untuk menjaga bumi ini oleh Tuhan tentunya sudah menjadi keharusan bagi kita untuk tidak merusak dan memperburuk keadaan bumi kita ini. Pakailah sumber daya dari alam seperlunya, jangan berlebihan. Ingat kepada anak cucu kita generasi penerus yang akan datang.

Mulai dengan hal-hal yang kecil dulu jika belum bisa dengan hal lebih besar. Mematikan listrik selama satu jam itu juga penghematan. Lihat saja Bali dalam merayakan hari besar Nyepi. Pemadaman lampu yang dilakukan masyarakat Bali dalam merayakan Nyepi pada tahun 2008 menghemat sampai Rp 3 miliyar.

Untuk itu marilah kita jaga bumi kita ini. Lestarikan! :)

— March 28, 2010

Crafted from Borobudur with a cup of by Arif Riyanto