Sejak resign dari CloselyCoded bulan Mei lalu, saya kembali mulai menerima project freelance dari beberapa kawan. Mulai dari project PSD to HTML, PSD to WordPress sampai project data input Badan Pusat Statistik (BPS).

Ada yang menarik dari project BPS. Ternyata saya baru sadar bahwa mengerjakan input data yang jumlahnya ribuan itu sangat menjemukan. Dulunya sempat kepikiran, enak ya kerjanya cuma masukin data doang. But percaya deh, setiap pekerjaan itu punya nilai kesulitannya masing-masing. Jadi kalau kamu pikir pekerjaan lain yang kamu kira lebih mudah dari kerjaan kamu, belum tentu juga kamu dapat kerjakan sebagus orang lain yang kerjakan.

Selama 5 bulan itu saya benar-benar full kerja dari rumah. Kecuali yang project dari BPS. Karena alasan keamanan, mereka mengharuskan proses input data dilakukan di kantor. Tidak masalah, kantornya hanya berjarak beberapa meter dari rumah.

Bekeja dari rumah memang banyak enaknya. Saya jadi punya waktu untuk mengantar ibu ke pasar. Mengajari adik sepupu saya mengerjakan PR. Mengikuti rapat Takmir Masjid. Membantu tetangga memasang tabung gas. Dan masih banyak lagi.

Waktu yang fleksibel adalah keuntungan besar jika kamu bekerja dari rumah.

Namun kamu mesti memikirkan dimana tempat pulangmu. Maksud saya, jika kamu bekerja seperti pada umumnya, di kantor atau dimana pun itu selain di rumah, kamu memiliki tempat pulang saat jam kerjamu usai, yaitu rumah. Bekerja secara remote memang asik, tapi pasti ada hal yang mesti dikorbankan.

Misalnya, berkomunikasi face-to-face bisa jadi hal yang amat mahal ketika kamu bekerja secara remote dari rumah. Memang semestinya kamu memiliki lebih banyak waktu untuk menemui orang lain yang kamu ingini, tapi yakin bisa seseru rekan sekantor? Kan ada Skype. Hey, Skype belum mengizinkan kita untuk berjabat tangan.

Well, selagi masih muda dan kuat menerima tantangan serta ada kesempatan.

November ini saya mulai stay di Jakarta untuk beberapa lama. Sebuah platform ecommerce marketplace terbesar di Indonesia memberi peluang kepada saya untuk turut membangun Indonesia lebih baik lewat internet. Semoga visi kita kedepan selalu sama.