Persiapan Sebelum Menunaikan Puasa Ramadhan

Akhirnya bisa bertemu Ramadhan kembali. Senang sekali rasanya menyambut bulan suci ini. Ramadhan kali ini harus puasa full satu bulan. Tidak boleh bolong, karena alhamdulillah tahun kemarin saya juga full puasanya.

Oke, ini adalah Ramadhan pertama tanpa nenek dan kakek. Setahun lalu kakek meninggal disusul nenek pada lebaran hari keempat. Sebenarnya tidak ada persiapan yang terlalu ribet untuk menunaikan ibadah puasa. Hanya perlu membersihkan jiwa dan raga agar segala yang kita lakukan mendapat pahala dari Allah.

Seminggu sebelum puasa di tempat tinggal saya ada tradisi “Nyladranan”. Tradisi tersebut dilakukan dengan tujuan mendoakan orang-orang yang lebih dulu meninggal. Biasanya doa bersama dilakukan di masjid atau di makam. Disamping tujuan utamanya adalah mendoakan orang yang telah meninggal, tradisi Sladran juga digunakan sebagai media saling memaafkan antar sesama.

Dalam kehidupan bermasyarakat tentu tidak pernah lepas dari masalah dengan orang lain. Dengan tradisi Sladaranan orang-orang bisa saling memaafkan agar dalam menjalankan puasa bisa 100%.

Selain Sladranan ada juga istilah “Padusan”. Padusan berasal dari bahasa jawa yang artinya adalah mandi. Mandi disini diartikan sebagai proses membersihkan badan dan jiwa dari hal-hal yang kotor.

Well, saya mohon maaf atas segala kesalaha saya. Semoga puasa tahun ini diberi kelancaran dan ibadah kita diterima Allah.

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1432 H.

  • http://tomipurba.net tomi

    selamat menuaikan ibadah puasa ya mas

    • http://arifriyanto.com Arif

      Terima kasih mas Tomi

  • Baju Tanah Abang

    met berpuasa…salam kenal…jangan lupa mampir yah…

  • http://isnuansa.com isnuansa

    Di Klaten juga ada nyadran, Maas. Gimana, puasanya lancar kan?

    • http://arifriyanto.com Arif

      Alhamdulillah sampai hari ke 15 ini masih lancar