Membayangkan

Saya membayangkan ketika siswa sekolah tidak lagi menggunakan buku sebagai bahan bacaan. Mereka membaca buku elektronik.

Saya membayangkan siswa sekolah tidak lagi menggunakan selembar kertas sebagai lembar jawab ujian. Mereka menggunakan smartphone atau semacamnya yang secara real time mencocokkan jawaban dari soal ujian.

Saya membayangkan ketika tidak lagi ada sekat yang membatasi belajar mereka di dalam kelas. Mereka mengikuti pelajaran dari sudut kamar dan berinteraksi dengan teman-teman atau guru dari berbagai belahan dunia menggunakan sebuah layar.

Saya membayangkan teknologi canggih yang meningkatkan sumber daya manusia.

Dan kini, yang saya bayangkan bukan hanya sekedar bayangan. It’s real!

2 Comments

Add yours →

  1. Iya, Mas. Sepertinya pendidikan kita kelak akan paperless and do more. 🙂

  2. Dan saya semakin membayangkan anak-anak yang semakin anti-sosial, anak-anak yang konsumtif, anak-anak yang berkurang kreatifitasnya. *sekarang benar-benar terjadi*

Leave a Reply