Lihat Lebih Dekat

Sudah berapa dekat melihat sesuatu? Berapa sudut yang digunakan untuk mengamati detail permasalahan yang timbul? Masalah demi masalah silih berganti menghiasi liku kehidupan. Manusia yang hebat adalah yang bisa mengatasi masalah. Bukan lari dari masalah.

Melihat LukisanJangan hanya gunakan satu sudut untuk memandang sesuatu. Ada kalanya mesti keluar jalur untuk menemukan jalan lain yang lebih efisien, bahkan mungkin lebih menantang. Namun tujuan utama tetap sebagai patokan.

“…Ada kalanya mesti keluar jalur untuk menemukan jalan lain yang lebih efisien, bahkan mungkin lebih menantang. Namun tujuan utama tetap sebagai patokan…”

Salah itu wajar. Sewajarnya manusia sebagai tempat salah dan dosa. Lihatlah lebih dekat. Betapa detailnya kesalahan yang telah dibuat. Seperti sebuah lukisan indah jika dilihat dari jauh. Bagaimana jika dilihat dari dekat?

Menguraikan permasalahan yang kusut tentu harus melihatnya tidak hanya dari satu sudut saja. Lebih dekat lagi.

 

 

— October 6, 2011

Crafted from Borobudur with a cup of by Arif Riyanto