Tentang Pilihan

Pernah mengalami seperti terjebak atau masuk ke wilayah yang tidak diinginkan? Seperti ketika memilih jurusan pendidikan dan akhirnya pilihan jatuh pada salah satu yang membuatmu dilema.

Sebelum saya benar-benar memutuskan untuk belajar Teknik Informatika, Biologi dan Bahasa Inggris sempat singgah dalam pikiran. Butuh waktu cukup lama untuk meyakinkan diri mengesampingkan dua ilmu tersebut. Ketiganya sama-sama saya senangi bahkan Biologi dan Bahasa Inggris memiliki porsi lebih besar dalam hati saya dibanding Teknik Informatika.

“…Kau bilang hidup jangan disesali. Aku bilang hidup jangan dikecewakan…”

Saya biarkan mengalir meski akhirnya Teknik Informatika menjadi jurusan pilihan. Dan kini, mau tidak mau saya mesti konsisten dengan pilihan tersebut. Semua orang memang harus begitu, konsisten dengan pilihannya. Dan resiko dari setiap pilihan itu pasti ada.

Continue Reading →