Tag: kendala menulis

Yang Original Saja

Beberapa hari ini mungkin menjadi hari yang menyedihkan bagi sebagian blogger yang mencari pendapatan melalui blognya. Google baru-baru ini melakukan banned akun adsense beberapa blogger.

Sepanjang tahun 2011 ini Google telah dua kali memberi kejutan. Sejak Google Panda muncul para blogger semakin berhati-hati dalam mengelola blognya. Terlebih yang menggunakan blog sebagai sumber pendapatan uang melalui Adsense. Sebelumnya Google telah melakukan pemblokiran terhadap domain co.cc. Dan sekarang melakukan banned terhadap beberapa akun adsense.

Read more →

Kendala Penulis Blog Pribadi Dalam Mengurusi Blognya

Bagi seorang blogger dengan blog pribadinya tentu lebih memiliki kebebasan dalam hal menulis. Bukan tanpa aturan, namun tentu dalam pengambilan tema tulisan lebih independen. Beberapa penulis blog pribadi memang tak jarang yang mengambil tema tertentu pada blognya.

Misalnya tema blogging, bisnis dan desain. Tapi sebagian lainnya tidak menentukan tema pada blognya. Hal ini terjadi karena seorang penulis blog pribadi lebih sering menulis hal-hal yang dilihatnya dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga tema blognya pun bermacam-macam.

Intensitas posting bagi seorang penulis blog pribadi mungkin merupakan satu kendala yang besar. Terlebih bila ia bukan seorang blogger yang serius menekuni dunia blogging. Dunia blogging baginya hanya sebuah refreshing.

Rutinitas seharian membuatnya bosan. Sehingga perlu suatu tempat baru untuk menyampaikan rasa bosannya tersebut. Dengan menuliskan perasaannya di blog, seseorang bisa menjadi lebih lega. Seperti menuliskan buku diary. Menyampaikan perasaan lewat tulisan memang bagi sebagian orang sangat efektif untuk mengurangi beban pikiran yang membuatnya gundah gulana.

Seorang blogger yang baik tentu harus serutin mungkin meng-update postingan, disamping juga membuat tulisan yang bermutu. Kesibukan di dunia nyata menyita lebih banyak waktu dibandingkan dunia maya. Sebagai manusia normal mengurusi dunia nyata adalah prioritas utama dibanding dengan dunia maya. Namun, bagaimana dengan orang yang pekerjaannya memang harus bergulat di dunia maya?

Seorang yang memang bekerja dengan dunia maya pastilah lebih banyak menghabiskan waktunya di internet. Karena internet adalah prioritasnya. Tentu berbeda dengan seorang yang lebih memiliki kesibukan di dunia nyata. Karena itu, intensitas posting bagi seorang penulis blog pribadi biasanya lebih jarang dibandingkan blogger yang memang memprioritaskan blog.

Menulis Itu Penting

Tidak hanya membaca saja yang dianggap penting itu. Menulis juga ternyata adalah satu hal penting. Membaca dan menulis itu sama-sama dapat menambah wawasan. Banyak manfaat yang kita dapat dari menulis, selain tujuan utamanya adalah agar orang lain mengerti tentang apa yang ada dalam pikiran kita. Menulis dapat melatih kita untuk dapat mengungkapkan suatu hal atau permasalahan dengan lebih baik.

Saya sendiri menulis terkadang tidak mempedulikan apakah tulisan saya nantinya akan dibaca orang atau tidak. Loh, padahal kan tujuan utama menulis agar dapat dibaca oleh orang lain? Ya, memang seperti itu. Namun saya lebih banyak menulis agar “isi” di kepala saya sedikit berkurang. Masalah nantinya akan dibaca atau tidak  itu urusan belakangan, yang penting “sesuatu” pengganjal di kepala saya itu bisa keluar. Namun tidak sedikit juga saya “memaksa” agar tulisan saya itu dibaca dan isi dalam tulisan saya itu dapat tersampaikan dengan efektif dan efisien. Walaupun kadang saya juga tidak mematuhi EYD.

Saya sering blogwalking dan menemukan hal-hal baru di sana. Anggapan bahwa tulisan blog anak muda  tidak bermutu itu adalah  salah besar. Memang sebagian besar dari mereka lebih sering menuliskan perasaan hati mereka yang senang ataupun sedih soal urusan cinta. Itulah yang saya rasa adalah kelebihan dari tulisan-tulisan mereka. Mencoba mengungkapkan dengan jujur meski kadang melebih-lebihkan. 🙂

Dari tulisan-tulisan yang menggambarkan kebebesan berekspresi itulah yang nantinya akan mendidik mereka untuk dapat mngkritisi hal-hal di sekitar mereka yang dianggap tidak sesuai dengan nilai yang terkandung dalam kehidupan.