Kok kembaliannya permen?

Bukan hal baru sih, barang kali juga ini pernah kamu alami.

Ketika belanja di minimarket swalayan, seringkali uang kembalian tidak sepenuhnya kamu terima sesuai yang tertulis di nota. Misal nominal uang kembalian yang tertulis adalah IDR 1.550 namun uang yang kamu terima bisa saja IDR 1.500 dengan atau tanpa permen.

Bicara soal permen, ada hal menarik yang ingin kuceritakan. Beberapa hari lalu saya belanja di Indomaret. Dengan dalih tak ada persediaan uang receh, si kasir berniat mengganti uang kembalian dengan beberapa permen. Jelas saja saya tolak. Tapi si kasir bersikeras memang tak ada uang receh dan seorang kawannya tengah menukarkan uang di luar.

Baiklah, kupikir dia serius.  Esoknya saya kembali berbelanja di tempat yang sama dan hal yang sama pun terjadi. Tak ada uang receh, katanya. Bukankah semalam kawannya sudah menukarkan uang? Saya minta kembalian uang bukan permen.

Untuk kali kedua dengan terpaksa saya terima permen itu sambil saya berkata kepada si kasir, besok permen-permen ini saya kembalikan.

Saya tidak tahu apakah ini memang skenario ataukah memang mereka kehabisan stok uang receh.

You make a game, let’s play the game.

Pada sore di hari yang sama saya berbelanja kembali di sana. Karena kebetulan Indomaret itu yang paling dekat tempat saya. Sialnya, mereka tetap menawarkan uang kembalian berupa permen.  Mungkin nominalnya tidak terlalu besar yang mereka tidak kembalikan dari setiap pelanggan. Setiap IDR 500 mereka ganti dengan permen. Coba saja hitung berapa kali lipat jika IDR 500 itu dikalikan dengan jumlah orang yang berbelanja.

Cukup 2 kali diberi kembalian permen. Permen-permen yang si kasir berikan kemarin saya kembalikan padanya dan saya minta uang  kembalian saya utuh. Plus harga permen yang saya “jual” kembali kepadanya.

Tidak hanya itu masalah Indomaret jika kita jeli dengan nota belanja yang mereka berikan. Kadang si kasir “lupa” ada diskon pada item yang kita beli.

Seperti yang saya alami beberapa waktu lalu di Indomaret Stasiun Juanda. Tidak banyak sih, ada diskon IDR 500 tapi si kasir tidak memberikan uang kembalian sesuai nota. Setelah si kasir mengecek ulang akhirnya IDR 500 itu saya dapatkan.

Lesson learned. Kita mesti lebih jeli soal gitu-gituan jika tidak ingin dikibuli.

1 Comment

Add yours →

  1. Weleh Mas.. Kritis bgt hehe, kalo bukan permen biasanya buat PMI

Leave a Reply