Jangan Terlalu Jauh

Ibarat mengayuh sepeda dan kamu menatap jauh pada tujuan di depan. Kamu terus mengayuh sementara matamu melihat jauh pada titik dimana akan kamu datangi. Apa yang kamu rasakan?

Bagaimana jika

Kamu mengayuh sepeda. Sementara matamu melihat dengan sudut ternyaman pada jarak 4-5 meter didepanmu. Roda tetap berputar, pedal tetap kamu kayuh. Apa yang kamu rasakan?

Kadang obsesi yang terlalu besar untuk mencapai tujuan justru menguras banyak energi. Bahkan terbuang sia-sia. Coba untuk menikmati setiap detail perjalanan yang sedang kita lewati. Pikirkan untuk menyelesaikan 1-2 langkah didepan kita. Jangan pikirkan terlalu jauh. Biarkan hari ini adalah anugerah, kemarin kenangan dan besok adalah harapan.

Meski tujuan harus tetap ada, namun berpikir untuk menyelesaikan masalah hari ini saja dulu lebih baik dari tidak berpikir untuk menyelesaikannya, bukan?

5 Comments

Add yours →

  1. Setuju banget! Jangan terlalu jauh. Nanti lupa jalan pulang (kesasar). 😀

  2. Suka banget kata2 yg paling bawah :

    namun berpikir untuk menyelesaikan masalah hari ini saja dulu lebih baik dari tidak berpikir untuk menyelesaikannya, bukan?

  3. Harus dipisahkan antara rencana jangka pendek dan rencana jangka panjang, Mas..

  4. Menyelesaikan tugas satu per satu itu perlu, tapi punya impian yang jauh, menurut saya juga perlu, Mas. 🙂

  5. menikmati setiap detail kehidupan layaknya mengapung dalam air. Nice post mas.

Leave a Reply