Birokrasi Mbelgedes

Ini terjadi dua hari yang lalu saat saya meminta izin kepada objek penelitian guna menyelesaikan skripsi. Saya mengira akan lancar-lancar saja mengurus izin, terlebih saya pernah menjadi bagian dari objek penelitian yang saya ambil.

Ini sangat menyebalkan ketika mereka meminta proposal dan izin dari Dinas Terpadu. Masih mending hanya membuat proposal, tapi ternyata Dinas Terpadu juga minta surat pengantar dari propinsi karena lokasi objek dengan kampus berbeda propinsi. Itu artinya saya juga harus minta pengantar dari pemerintah lokasi kampus saya berada. It’s so suck!

Hal-hal menyebalkan yang semestinya sudah tidak harus dilakukan justru mempersulit. Prosedural yang berbelit-belit sudah waktunya di-upgrade!

Surat Elektronik

Sudah berapa lama kamu kenal dengan email? pernah menggunakannya, kan? It’s so simple.

Sudah semestinya pemerintah memanfaatkan teknologi. Surat tidak melulu menggunakan kertas, tinta tanda tangan Kepala Dinas atau stempel resmi.

Proposal Itu Menjijikkan

Terkadang. Membuatnya perlu biaya, tenaga dan waktu. Masih mending dibaca dan ditindaklanjuti. Dibaca atau bahkan dibuka saja tidak. Dan parahnya lagi proposal-proposal itu hanya bertumpuk di meja kerja atau rak lemari di kantor. Lagi, it’s so suck!

Mungkin pegawai itu hanya ingin menaati tata tertib yang ada. Ya, setidaknya itu alasan yang baik. Tapi prosedur macam itu perlu dibongkar. It’s paperless era, Sir!

 

8 Comments

Add yours →

  1. terkadang memang menyebalkan urusan birokrasi pemerintahan, sehingga kalau kelak masuk jadi pegawai pemerintahan semoga ga ikut2an “mbelgedes” nya hehehe πŸ˜€
    salam hari rabu…

  2. mungkin sistem nya belum bisa di rubah mengikuti perkembangan zaman mas, hahaha…

  3. Memang banyak pegawai pemerintahan yang perlu di-upgrade. Hari ini gini kan sudah saatnya email-emailan dan tak perlu repot ke sana ke mari..

  4. tarik nafas. hembuskan! saya juga berharap mahasiswa kalau buat skripsi nggak usah lagi, print, yg menghabiskan sekian rim kertas dan sekian botol tinta yang merusak pemandangan dipojok kamar kos πŸ˜‰

  5. Iya mas, bahkan kalo peru pake facebook message. biar bisa lebih gahool

  6. tulisan ini mengingatkan saya pada bang iwan fals, bongkar kebiasaaan lama πŸ™‚

  7. Saya juga sangat sebal melihat Orang yang berkewajiban tidak menindaklanjuti proposal yang kita kasih, jangankan ditindaklanjuti.. disentuh saja tidak. NaaS sekali bukan??

  8. Santri Drajat - Santri Pinter Ngaji Jago Teknologi

    November 16, 2016 — 6:47 am

    birokrasi mbulet di indonesia.. πŸ˜€

Leave a Reply