Berwisata Ke Pantai Sundak, Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul

Pantai Sundak menjadi tujuan perjalanan saya kali ini. Pantai yang terletak di desa Sidoharjo kecamatan Tepus ini adalah jajaran pantai selatan Jawa yang sederet dengan pantai Baron, Krakal, Kukup, Sepanjang dan Pantai Drini.

Arif Sedang Meloncat Di Pantai Sundak

Arif Sedang Meloncat Di Pantai Sundak

Pantai Sundak memiliki keindahan yang lebih dibandingkan pantai lainnya menurut saya. Pasir putih terhampar disepanjang pantai serta tanaman hijau memberi keteduahan bagi siapa saja yang ingin menikmati keindahan deburan ombak.

Hampir 4 Jam Duduk Diatas Sepeda Motor

Perjalanan dari Borobudur sampai Pantai Sundak saya tempuh dengan waktu hampir 4 jam. Cukup lama memang, karena awalnya saya pikir bisa ditempuh lebih cepat. Estimasi awal yang saya lihatΒ  dari data Google kurang lebih 97,6 km, dan bisa ditempuh kira-kira dengan waktu 2 jam 16 menit. Namun ternyata medan yang dilalui penuh tanjakan dan turunan ketika memasuki wilayah Gunungkidul.

Jalur Dari Borobudur Menuju Pantai Sundak

Jalur Dari Borobudur Menuju Pantai Sundak

Berangkat dari rumah jam 9 pagi. Beberapa kali harus berhenti menunggu teman yang masih tertinggal dibelakang. 6 orang 3 sepeda motor. Mestinya bisa lebih banyak lagi yang ikut seperti tahun-tahun sebelumnya. Tahun kemarin kami memilih Pantai Baron, Krakal dan Kukup sebagai tujuan wisata yang juga adalah tetangga dari pantai Sundak. Pesertanya pun lebih banyak dari tahun ini yang hanya berenam.

Beberapa orang teman telah diterima bekerja sehingga minggu ini sudah harus berada kembali di tempat kerja. Sedangkan saya masih memiliki libur panjang karena kuliah baru akan dimulai bulan Oktober. Saya iri pada mereka yang sudah bekerja. Saya juga ingin bekerja dan mendapatkan uang sendiri.

“Sempat membayangkan belalang-belalang itu digoreng dengan tepung seperti ayam goreng dan dicocol sambal”

Ketika sampai di wilayah Wonosari saya jumpaiΒ  orang berjualan belalang di pinggir jalan. Belalang itu bergizi dengan protein yang tinggi. Sempat membayangkan belalang-belalang itu digoreng dengan tepung seperti ayam goreng dan dicocol sambal. Hmm yummy. Namun jika membayangkan kembali bahwa itu adalah belalang sepertinya saya tidak sampai hati memakannya.

Ada tempat seperti kawah disana. Tanah kapur yang berlubang. Saya berhenti sebentar dan sempatkan untuk berfoto.

Seperti Kawah

Seperti Kawah

Lalu kami lanjutkan perjalanan dan melalui kawasan hutan. Ranting-ranting pohon menjulur hingga ke atas jalan dan meneduhkan yang melewati jalan itu.

Melewati Hutan

Melewati Hutan

Setelah melewati jalan yang menanjak dan berliku tibalah di TPR untuk membeli karcis. 1 sepeda motor ditarik Rp 9 ribu dengan rincian retribusi kendaraan roda dua Rp 500, karcis 1 orang dewasa Rp 4 ribu dan asuransi Jasa Raharja Rp 50 x 2 = Rp 100. Jadi, total biaya masuk adalah Rp 8.600. Lalu kemana larinya sisa Rp 400 ?

tiket masuk pantai sundak

tiket masuk pantai sundak

 

tiket retribusi kendaraan roda dua pantai sundak

tiket retribusi kendaraan roda dua pantai sundak

Well, akhirnya tiba juga di pantai Sundak jam 12.45 WIB. Saya istirahat sebentar lalu cari mushola untuk sholat Dhuhur dulu. Pantai memang tengah panas-panasnya. Namun beberapa pohon yang ada di pinggir pantai bisa saya jadikan tempat berteduh yang nyaman. Rasanya jadi mengantuk dan ingin tidur saat angin laut menerpa tubuh lelah saya.

Menikmati Keindahan Pantai Sundak

Menikmati Keindahan Pantai Sundak

 

Menikmati Keindahan Pantai Sundak

Menikmati Keindahan Pantai Sundak

 

Karang Pantai Sundak

Karang Pantai Sundak

 

Karang Pantai Sundak

Karang Pantai Sundak

 

Menikmati Keindahan Pantai Sundak

Menikmati Keindahan Pantai Sundak

 

Menikmati Keindahan Pantai Sundak

Menikmati Keindahan Pantai Sundak

 

Menikmati Keindahan Pantai Sundak

Menikmati Keindahan Pantai Sundak

 

Menikmati Keindahan Pantai Sundak

Menikmati Keindahan Pantai Sundak

 

Pohon Peneduh di Pantai Sundak

Pohon Peneduh di Pantai Sundak

 

Ranting Pohon Peneduh di Pantai Sundak

Ranting Pohon Peneduh di Pantai Sundak

 

Warung Pantai Sundak

Warung Pantai Sundak

 

Warung Pantai Sundak

Warung Pantai Sundak

 

Pohon Peneduh di Pantai Sundak

Pohon Peneduh di Pantai Sundak

Dari obrolan saya dengan pedagang disana, bisa saya ketahui bahwa Sundak itu diambil dari kata AsuΒ (Anjing) dan Landak. Awalnya warga sekitar sulit mendapatkan air tawar. Lalu ada salah seorang dari mereka yang melihat seekor anjing memakan landak didalam sebuah gua dekat pantai. Setelah keluar dari gua itu si anjing basah kuyup. Dan seorang warga masuk ke gua untuk memastikan bahwa didalamnya terdapat mata air.

Dan sebelum pulang ke rumah kami mampir dulu di pantai Baron untuk mandi. Rasanya ada yang kurang bila berwisata ke pantai tapi tidak mandi di laut.

Karcis Parkir Pantai Baron

Karcis Parkir Pantai Baron

Jam 17.15 WIB kami pulang menuju rumah. Tak lupa mencari masjid untuk sholat Maghrib.

Mampir di Masjid untuk Sholat Maghrib

Mampir di Masjid untuk Sholat Maghrib

 

Kesimpulan

Well, menurut saya pantai Sundak menawarkan keindahan kelas dunia. Hanya saja kurang adanya promosi sehingga wisatawan belum banyak yang tahu. Padahal pantai ini berpotensi menghasilkan pendapatan daerah. Akses jalan menuju pantai Sundak juga mudah, meski harus menggunakan kendaraan pribadi karena belum ada angkutan umum yang sampai ke lokasi.

 

29 Comments

Add yours →

  1. beberaapa waktu kedepan seperti nya saya akan kesana

  2. saya suka foto batu karangnya.. juga foto yg ada biru langitnya..
    natural banget..

  3. waaah keren juga,apalagi kalau buat foto-foto mantaaap!!!

  4. Wah mantap sekali wisata ke pantainya, Saya jadi ingin kesana πŸ™‚

    Salam…

  5. wah…sperti apa ya pantai sundak skrg..terakhir kali kesana kira2 8taun yang lalu. Kalo suka trip pantai…coba datang ke Pantai ngobaran, Saptosari Gunung Kidul.. Pantainya masih blum begitu rame.. pemandangan indah n masih bersih.

    cahyoherdian.com

  6. pantai gunungkidul emang mantebb smua mas.. apalagi yg belum terkenal.. keindahannya ngalahin bali dehh

  7. saya ke sana juga setelah lebaran kemarin, rumah saya hanya berjarak sekitar 30km dari pantai sundak. pantai sundak memang keren.

    mungkin pantai yg recommended lagi adalah pantai indrayanti, hanya persis sebelah timur pantai sundak. πŸ™‚

  8. bener bener wisata yang asyik banget, photo photonya super kereeen!!

  9. enak banget bisa jalan2 kesana. di sana keliatannya panas yah ?

  10. keren banget mas.. tapi kalau sekarang gak dulu deh, musim kemarau.. pasti panasnya minta ampun!

  11. Salam kenal mas Arif, saya Maba AMIKOM jurusan S1-SI. Sama-sama suka tentang Website, Desain Web, dan seluk beluknya…
    Mohon bimbingannya mas πŸ™‚

  12. waahh pantainya masih bagus banget.. mudah2an terus dipelihara keasriannya deh, sayang banget kalau sampai dilakukan pembangunan yang gak tepat ujung-ujungnya jadi merusak keasliannya.. *seperti banyak pantai di kalbar πŸ™ *

  13. wahh senangnya bisa jalan-jalan (rekreasi) jadi kepengen saya mas karena keindahannya

  14. nice sharing… my next destination dah! :DD

  15. Mantab gan… lanjutkan postingnya… πŸ™‚

  16. wah.. makasih ya mas dah maen dirumah ane.. haha…
    btw,,, masih ada 46 pantai lagi loh di GK.. so, lo mau kesini.. tak ajak kesemuanya deh.. wkwkw πŸ™‚

Leave a Reply