Belajar Dari Tukang Becak, Harry Van Yogya

Mungkin sudah tidak asing lagi di telinga orang Jogja dan pegiat maya jika mendengar nama Harry Van Yogya. Ya, tukang becak yang berhasil menulis buku dan telah diterbitkan.

Harry Van Yogya di Acara Relaunching Tempo.co

Harry Van Yogya di Acara Relaunching Tempo.co

Sebelumnya saya hanya tahu sosok Harry Van Yogya dari membaca situs yang menulis tentangnya. Juga dari Youtube dan televisi. Namun siang ini saya mendengar langsung Harry memaparkan kisahnya pada acara re-launching situs web Tempo.co di Ambarukmo Plaza Yogyakarta.

Relaunching Website Tempo.co

Relaunching Website Tempo.co

Harry memanfaatkan internet untuk mempromosikan jasanya sebagai tukang becak. Dan yang berminat dengan jasa becaknya tidak hanya orang Indonesia. Namun wisatawan dari luar negeri yang datang ke Indonesia khususnya Jogja. Melalui jejaring sosial Facebook dan Twitter Harry mempromosikan jasanya itu.

Well, membuat saya semakin bersemangat. Jika Harry Van Yogya bisa kenapa saya tidak? Sebelum mati paling tidak harus sudah menulis sebuah buku! 🙂

 

11 Comments

Add yours →

  1. maem e wareeeg tenan 😀

  2. Lha, saya tadi nggak ikut makan je.
    Lha, ini mau bahas apa tho? ngahahaha…

  3. Pernah lihat orangnya waktu tampil di Kick Andy kalo ga salah… 😀

  4. Pernah liat tapi ga langsung, di acara TV gitu.
    Nyesel ndak jadi ikut, tapi mo gimana lagi, emang sakit. 🙂
    Saya juga ikutan deh, minimal saya mau bikin satu buku sampe pertengahan tahun depan. 🙂

  5. harry van yoga mantapp.. 🙂

  6. Keknya nulis buku jadi impian hampir semua blogger 😀

  7. ngeri bener itu cita2nya… nulis buku sebelum mati…. 😀

  8. wahhh… ini yang tukang becak gaul itu ya…. keren iq… sampe bisa bikin buku segala… haha…

    salam dari Semarang… 🙂

  9. Mantap gan, saya harus bisa juga, harus tertib min. 1 buku 🙂

Leave a Reply