Bahasa Jawa adalah bahasa yang digunakan oleh suku Jawa untuk berkomunikasi antar individu. Bahasa Jawa umumnya digunakan di pulau Jawa. Propinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur yang paling ketara menggunakan bahasa Jawa untuk berkomunikasi. Sedangkan Jawa Barat lebih didominasi oleh bahasa Sunda.

“…Mereka menyebar ke seluruh Nusantara bahkan sampai Suriname…”

Suku Jawa sebenarnya tidak hanya di pulau Jawa. Mereka menyebar ke seluruh Nusantara bahkan sampai Suriname. Suku Jawa yang menyebar ke segala penjuru itu membawa Bahasa Jawa yang kemudian menjadi bahasa komunikasi mereka sehari-hari.

Well, saya juga asli keturunan Jawa. Lahir dan besar di Magelang. Ada beberapa kata dalam Bahasa Jawa sebagai penekanan tertentu untuk menunjukkan keterangan “sangat”. Kata-kata tersebut berubah pengucapannya. Cara penakanan yang tidak saya jumpai dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Abang (merah)    -> Abing

Ijo (hijau)      -> Iju

Dawa (panjang)   -> Dowu

Cedak (dekat)    -> Cedik

Adoh (jauh)      -> Aduh

Panas (panas)    -> Panis

Umumnya perubahan vokal terjadi pada karakter huruf vokal terakhir. Yah, meskipun tidak semua daerah dengan suku Jawa memberlakukan aturan ini. Karena bahasa juga dipengaruhi oleh keadaan geografis. Oleh karena itu dialek Jawa pun mungkin berbeda tiap daerahnya.

Itu yang saya dapati di Desa Mendut Magelang, salah satu tempat suku Jawa berada sekarang. Karena itulah saya menyebut Bahasa Jawa itu unik. 🙂